Open top menu
Jumat, 28 Maret 2014
Komunitas : Setia Hati Madiun



Profil Singkat

Komunitas Setia Hati Madiun adalah komunitasnya para pesilat atau pendekar di Madiun. 

Sejarah

1. Persaudaraan Setia Hati (Panti) pendiri : Ki Ng Surodiwiryo tahun : 1903 di surabaya keterangan : SH ini tdk berorganisasi tp masuk paguyuban,SH ini bisa disebut SH induk / sumber dr semua SH.dan perlu di ketahui sh ini masih ada dan aktif. dan secara ekplisit tdk ada lambang.

2. Setia Hati Tuhu Tekad.(shtt) pendiri : Raden Singgih tahun : 1918 di madiun keterangan : nama awal sh ini adalah suci hati lalu saat masuk ipsi namanya dirubah mnjadi shtt. sh yg satu ini secara keilmuan tdk ada hubungan sama sekali dgn sh eyang suro .

3. Persaudaraan Setia Hati Terate pendiri : Ki hardjo utomo tahun : 1922 di madiun keterangan : organisasi silat terbesar di indonesia saat ini.

4. Persaudaraan Setia Hati (sho) pendiri : Ki Munandar & 50 kadhang setia hati. tahun : 1932 di semarang keterangan : SH pertama yg berorganisasi.

5. Persatuan Seni Silat Setia Hati (ESHA) pendiri : Kang Jasman tahun : 1939 di singapore keterangan : Kang Jasman adalah murid dr Ki Munadji seorang kadhang setia hati yg merantau dr jawa ke temasek.

6. Persaudaraan Setia Hati Tunas Muda Winongo Madiun. pendiri : R.D.H Suwarno tahun : 1966 di madiun keterangan : di takutkan ilmu SH akan punah lalu pak warno tergerak utk mengaktifier kegiatan2 sh.

7. Setia Hati Rembulan adalah latihan silat Pra Kecer anak anak Remaja Bulungan Jakarta.

8. Persaudaraan Setia Hati Organisasi adalah Setia Hati yg didirikan Kadhang2 PSH


9. Setia Hati Sabda Ing Pandita berkembang di kota Nieuwegein Belanda



10.Setia Hati Partisan Siliwangi

11. Pencak Silat Setia Hati berkembang di German dan Belanda.

Kontak Person


Read More
Komunitas : SLims Madiun Raya


Komunitas SLIMS Madiun Raya

Profil
Komunitas ini berkecimpung di dunia Open Source Library Management System "SLIMS". Komunitas yang membahasa tentang bagimana cara menajemen perpustakaan secara digital dan online. KOmunitas ini sering mengadakan kegiatan Seminar, Workshop maupun Sahring bareng.

Kontak Person
Rif'an (085287172720)
Read More
Komunitas : OpenMadiun








Profil Singkat
Apa yang ingin dicita-citakan oleh pendirian openmadiun.com adalah memberikan informasi yang cukup untuk masyarakat madiun baik yang ada di sekitar karesidenan madiun maupun yang berada diluar wilayah madiun. Informasi ini ingin dimulai dengan memberikan layanan informasi umum tentang direktori madiun, baik sarana pelayanan umum maupun yang bersifat bisnis.

Dalam pemikiran kedepannya, madiun.gr akan memberikan semua informasi yang menyangkut dengan program dan aktivitas yang terjadi di madiun. untuk sementara ini openmadiun.com memberikan beberapa fasilitas layanan diantaranya :

    Direktori website
    Media online
    Iklan baris
    Forum diskusi
    Gallery
    Polling
    Banner
    Statistik
    Membership
    Dan lain-lain...


OpenMadiun dibuat dengan menggunakan software portal buatan bangsa sendiri yang bersifat opensource. Software keluaran dari Auracms ini bersifat bebas. jika anda tertarik untuk membuat portal seperti openmadiun , silakan download dan ambil versi terbaru: auracms


Anda juga dapat mendukung beberapa portal kami :

    macapat.web.id
    kawiwara.info

Contact Support
Yosep Rospendi Susianto, S.Sos
Email : seloka@gmail.com
Jl. Ki Ageng Selo no 12
Madiun 63118
Telp : 0351-3404567
SMS :08996683987
YM : Kawiwara

Teguh Triyono
Email : teguhdewa@yahoo.com
YM : teguhdewa
Read More
Politeknik Madiun Resmi Berstatus Negeri



HALOMADIUN.COM - Masyarakat Kota Madiun kini layak berbangga dalam dunia pendidikan, pasalnya hari ini, Sabtu (11/5) sekitar pukul 10.00 WIB Politeknik Madiun yang sebelumnya merupakan sekolah swasta diresmikan sebagai Politeknik Negeri oleh Mendikbud M Nuh. Kota Madiun pun kini punya perguruan tinggi negeri.
"Dengan diresmikannya oleh Mendikbud ini maka akan kian memantapkan status Politeknik Negeri Madiun. Dan semoga dengan cepat perguruan tinggi satu-satunya di Karesidenan Madiun ini mampu berkiprah sebagaimana perguruan tinggi negeri lainnya," kata Direktur Politeknik Negeri Madiun Budi Tjahjono, Sabtu (11/5).

Status negeri Politeknik Negeri Madiun , jelas Budi, sebenarnya sudah mulai tahun 2012 lalu. Yakni, dengan turunnya Surat Keputusan Peraturan Mendikbud nomor 66/2012 tertanggal 28 Oktober 2012. Hanya saja baru 11 Mei 2013 ini Politeknik Madiun diresmikan secara langsung oleh Mendikbud. Untuk menjadikan perguruan ini sebagai perguruan tinggi negeri di kota Madiun juga sudah melalui proses panjang. Perguruan tinggi di bawah Yayasan Perguruan Tinggi Pemkot Madiun (YPTM) ini mulai beroperasi sejak 9 Juli 2003 lalu.

"Perjuangan untuk mendapatkan status negeri ini sudah dilakukan sejak zaman Walikota Achmad Ali dan diteruskan kedua penggantinya yaitu Kokok Raya dan kini Walikota Bambang Irianto. Jadi tiga walikota inilah yang getol menjadikan Politeknik Madiun berstatus negeri," ungkap Budi.

Pada tanggal 24 Januari 2003 didirikan Yayasan Perguruan Tinggi Pemerintah (YPTP) Kota Madiun melalui Notaris Agus Wahyu Lambang Prabowo, SH yang beralamat di Jln. Jawa No. 9 Kota Madiun. Kemudian pada tanggal 09 Juli 2003 ijin pendirian Politeknik Madiun melalui Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor: 99/D/2003 tanggal 09 Juli 2003 yang memberikan ijin Penyelenggaraan Politeknik Madiun dengan 6 (enam) program studi, yaitu: Bahasa Inggris Bisnis, Administrasi Bisnis, Komputerisasi Akuntansi, Teknik Mesin Otomotif, Teknik Komputer Kontrol, dan Teknik Listrik Industri.

Sembilan tahun madiun telah menanti, pemkot akhirnya mendapatkan titik terang terkait alih status Politeknik Madiun dari PTS menjadi PTN. Sesuai jadwal, di ruang sidang Ditjen Dikti, Kemendikbud Jakarta, pada tanggal 29-06-2012, wali kota Bambang Irianto menandatangani berita acara serah terima aset dan nota kesepahaman penegerian Poltek Madiun. Alhamdulillah, berkat kerja keras dan do’a oleh berbagai elemen yang sangat konsen dengan terwujudnya PTN di Kota Madiun, berdasar pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 66 Tahun 2012 maka Politeknik Madiun dinyatakan resmi menjadi Politeknik Negeri Madiun (PNM).

Seiring dengan berjalannya waktu dan kebijakan-kebijakan baru, saat ini ada perubahan nama dari beberapa program studi, yaitu Program Studi Teknik Mesin Otomatif berubah nama menjadi Mesin Otomotif, Program Studi Teknik Komputer Kontrol berubah nama menjadi Teknik Komputer, Program Studi Teknik Listrik Industri berubah nama menjadi Teknik Listrik.

Hingga saat ini Program Studi yang diselenggarakan oleh Politeknik Negeri Madiun adalah sebagai berikut :

1. Program Studi Mesin Otomotif
2. Program Studi Teknik Komputer
3. Program Studi Teknik Listrik
4. Program Studi Komputer Akuntansi
5. Program Studi Administrasi Bisnis

Perguruan tinggi yang berada di Jl. Serayu Kota Madiun ini pada awalnya hanya memiliki sekitar 70 mahasiswa. Tapi lambat laun animo pendaftar terus meningkat, dan kini ada memiliki sekitar 700 mahasiswa.

"Kami yakin sejak berstatus negeri dan sejak diresmikan pak menteri ini, mendatang Politeknik Negeri Madiun akan lebih diminati. Sebab generasi muda di kota Madiun dan sekitarnya tidak akan lagi jauh-jauh kuliahnya di Surabaya atau Bandung atau kota besar lainnnya," ungkap Budi Tjahjono. Keyakinan bakal melesat maju Politeknik Negeri Madiun karena berada di lokasi yang strategis, dimana kota Madiun merupakan kota transit antara Jawa Timur dan Jawa Tengah. Sedangkan di kota Madiun sendiri kini ada PT INKA (Industri Kereta Api) dan pada tahun 2011 lalu di kota ini juga sudah berdiri Sekolah Tinggi Ilmu Kereta Api (STIKA).

"Ini yang membuat kami optimis, kota Madiun mendatang bakal menjadi kota pendidikan untuk Jawa Timur bagian barat dengan hadirnya Politeknik Negeri Madiun ini," kata Budi.

Dalam kesempatan peresmian status Politeknik Negeri Madiun, Mendikbud M.Nuh mengatakan ada banyak alasan kenapa Politeknik Madiun dijadikan sekolah negeri. Salah satunya supaya menjadi pusat pendidikan unggulan di wilayah Jawa Timur bagian barat. Alasan lain, supaya pemerintah turut bertanggungjawab terhadap penyelenggaraan pendidikan, tanpa bermaksud meremehkan kemampuan pihak swasta. Politeknik Negeri Madiun ini akan melengkapi politeknik sebelumnya di Jatim. Selain Madiun, pemerintah telah membangun Politeknik Negeri Banyuwangi dan Madura.

"Tujuannya supaya memberikan akses pendidikan vokasi lebih mudah kepada anak-anak dari daerah sehingga mereka tidak harus keluar daerah untuk sekolah. Selain itu memunculkan kebanggaan sbg warga Madiun supaya tidak lepas antara akar intelektual dengan akar emosionalnya," ujarnya.

"Sebagai politeknik baru supaya berupaya meletakkan pondasi yang benar dan kokoh baik pondasi manajemen maupun pondasi akademik. "Mumpung masih awal kembangkan tradisi akademik, semangat kerja keras dan taati aturan tentang akuntabilitas," pesan Mendikbud.

Sumber : madiun.info
Team Robot Polma (KRCI 2013)
Team Robot Polma (KRCI 2013)
Read More
Pembuang Sampah Medis Terkuak


HALOMADIUN.COM - Misteri pelaku pembuang sampah medis di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Reduce, Resource dan Recycle (3R) Jalan Sekar Putih, Tonatan, Ponorogo, terkuak. Kerja tim gabungan pemkab dan Polsek Kota selama dua pekan membuahkan hasil. ‘’Titik terang pelakunya mengarah ke salah satu rumah sakit swasta di Ponorogo,’’ ujar Kapolsek Kota AKP Tulus Hariadi melalui Kanitreskrim Ipda Nanang Budianto, kemarin (29/3).

Diketahui, selama bulan Maret ini, sudah empat kali ditemukan sampah medis di TPST Tonatan. Terakhir, Kamis (28/3) kembali ditemukan satu karung sampah medis di TPST tersebut. ‘’Dari laporan pengelola TPST, kami melakukan penyelidikan. Hasilnya, dari dalam karung sampah medis itu ditemukan barang bukti beberapa lembar nomor antrean dan slip obat bertuliskan nama salah satu rumah sakit,’’ terangnya.

Barang bukti itu mengarah pada RSU Aisyiyah dr Sutomo Ponorogo. Atas temuan tersebut, pihaknya akan segera menindaklanjuti. Barang bukti dan laporan hasil penyelidikan akan dikirim ke Satreskrim Polres Ponorogo. ‘’Kami juga akan meminta keterangan dari pihak RSU Aisyiyah dr Sutomo,’’ janjnya.

Pengelola TPST Tonatan Moch. Hariyanto mengaku lega dengan temuan petunjuk dugaan pelaku pembuangan sampah medis di tempatnya. Dia mendesak pihak kepolisian mengusut tuntas kasus ini. ‘’Tolong diseriusi, apa pun ini bukan hal kecil. Sampah medis ini sering kali dibuang ke TPST sejak dibuka Juli lalu,’’ pintanya.

Pihaknya juga meminta polisi memeriksan data RSUD dr Harjono terkait jadwal pembuangan sampah medis dari RS swasta di Ponorogo. Sebab, data tersebut bisa mengungkap sudah berapa kali rumah sakit swasta tidak membuang sampah medisnya di RSUD. ‘’Pastinya, rumah sakit daerah punya data atau rekap siapa saja yang membuang sampah medis,’’ terangnya.

Pun pemkab diminta bersikap tegas atas temuan ini dengan memberikan saksi bagi pembuang sampah medis tanpa tanggung jawab. ‘’Biar tidak terulang lagi, untuk data pembuangan sampahnya harus diperketat. Jadi siapa saja yang aktif membuang sampah medis bisa terlihat,’’ katanya.

Di pihak lain, Humas RSU Aisyiyah Dr Sutomo Ponorogo Enti Isnarni mengaku tidak tahu menahu temuan tim penyelidik Polsek Kota maupun tim pemkab di TSPT Tonatan. Dia menyebut sampah medis di rumah sakitnya sudah dikelola dengan baik. ‘’Untuk pengelolahan limbah sudah ada IPAL-nya, kalau soal temuan itu saya belum tahu. Ini saya masih praktik, besok (hari ini, Red.) silakan ke rumah sakit,’’ kilahnya.

Diberitakan sebelumnya, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Ponorogo Prijo Langgeng mengancam memberikan sanksi tegas bagi pelaku pembuang sampah medis di TPST Tonatan. Jika pelakunya dari dokter atau bidan, pihaknya siap untuk mencabut izin praktiknya. Jika rumah sakit, dia akan merekomendasikan ke Pemprov Jatim untuk menutupnya. (aan/sat)
Read More